DAERAH  

Sampah Menggunung di Belakang Rumdis Ketua DPRD Lampung Utara, Warga Pertanyakan Kinerja DLH dan Aparat Kelurahan

Lampung Utara -Tumpukan sampah yang menggunung di belakang rumah dinas Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, tepatnya di wilayah Jl. Punai Jaya 2, LK 2 RT 3, Tulung Batu, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat.

Warga menilai kondisi tersebut bukan hanya mencoreng wajah lingkungan, tetapi juga mencerminkan lemahnya kepedulian pemerintah terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Ironisnya, lokasi sampah yang menggunung itu berada tidak jauh dari kawasan rumah dinas pejabat daerah.22/052026

 

Sejumlah warga mengaku heran dengan sikap pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Utara yang dinilai hanya datang “singgah” tanpa melakukan tindakan nyata untuk mengangkut sampah yang sudah lama menumpuk.

“Petugas DLH kemarin sore hanya terlihat datang sebentar lalu pergi lagi. Masyarakat jadi bertanya-tanya, mereka datang untuk bekerja atau hanya numpang foto dan formalitas saja?” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi tersebut semakin memicu kekecewaan warga ketika masyarakat berinisiatif menggelar gotong royong demi membersihkan lingkungan. Namun menurut pengakuan warga, Ketua RT justru menyampaikan bahwa kegiatan itu harus lebih dulu mendapat izin dari kepala lingkungan (LK).

“Lucunya lagi, kami diajak gotong royong, tapi katanya harus izin LK dulu. Bahkan warga sendiri banyak yang tidak mengenal siapa lurah Tanjung Harapan. Ini menandakan aparatur pemerintah di bawah kurang hadir di tengah masyarakat,” ungkap warga lainnya.

Warga menilai aparat kelurahan, RT, hingga lingkungan seharusnya menjadi pihak paling dekat dengan masyarakat dan cepat tanggap terhadap persoalan lingkungan. Bukan malah terkesan saling melempar tanggung jawab ketika sampah menumpuk dan dikeluhkan warga.

Persoalan sampah ini juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, pencemaran lingkungan, hingga bau tak sedap yang mengganggu aktivitas warga sekitar. Apalagi saat musim hujan, tumpukan sampah dikhawatirkan menjadi sarang penyakit.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, khususnya DLH dan pihak Kelurahan Tanjung Harapan, agar segera turun tangan melakukan pembersihan secara menyeluruh serta memberikan solusi permanen agar lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan liar.

“Jangan tunggu viral atau ada penyakit dulu baru bergerak. Kebersihan lingkungan itu tanggung jawab pemerintah juga,” tegas warga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *